Rubbish!!!

rubbish

Rubbish….menurut kamus Merriam-Webster salah satu artinya adalah sesuatu yang tidak berharga (worthless). Belakangan, kata ini sering banget disebut2 sama team leader Cina gue. Kenapa rubbish? Penyebabnya adalah, tower2 rubbish itu ternyata dibangun di tempat2 yang rubbish juga. Satu contohnya, sebuah tower dibangun di punggungan bukit, padahal daerah yang rencananya bakal dicover ada di belakang bukit itu. Hasilnya sudah sangat jelas, daerah yang ada di belakang bukit itu jadi ngga dapet sinyal gara2 kehalang sama bukit. Rubbish nomer 1.

Untungnya kasus yang pertama ini bisa diakalin. Tower yang dibangun ternyata cukup tinggi. Dengan menaikkan antena sampe di pucuk pohon cemara….eh maaf…tower, daerah belakang bukit itu akhirnya bisa dapet sinyal, walopun ngga bagus2 amat, at least bisa nelfon. Oke, tower pertama ngga rubbish2 banget berarti.

Masalah ternyata ngga berhenti sampe situ. Setelah diurut-urut, dibolak-balik, diraba-raba, ternyata ada kasus yang lebih aneh lagi. Tower dibangun di daerah cekungan yang dikelilingi oleh bukit2 yang cukup tinggi. Padahal daerah yang harus dicover ada disekelilingnya dalam radius 2 kilometer!!! Akibatnya tower ini nyaris ngga ada gunanya, cuman bisa mengcover radius sekitar 500an meter sebelum terhalang bukit2 itu. Di luar bukit, silakan saja mengutuk orang2 yang mensurvei dan meng-ACC lokasi ini. Tower yang ini bisa dianalogikan tusuk gigi di dalam mangkok. Rubbish nomer 2.

Rencananya untuk rubbish nomer 2 ini, antena bakal dikatrol lagi lebih tinggi sampe pucuk tower juga. Entah bisa berhasil ato engga, yang penting berusaha (mungkin itu pikir si Cina).

Dua rubbish sudah muncul…entah berapa rubbish2 lain yang bakal muncul. Yang jelas, semakin banyak si rubbish2 ini muncul, maka semakin lama juga gw bakal stay di kota Tinutuan (baca: Manado).

Rubbish.

Mungkin sama seperti perasaan gue sama idup gw sekarang, kadang2 terasa rubbish juga.
Mana gara2 gw boong sama temen gw: gw bilang gw ada di Tebet….eh doi malah marah. Maaf ya mulki.
Missed my damn miss T also (keep dreamin ya toleeee).

Rubbish.

Semoga aja idup gw juga punya solusi kaya tower rubbish nomer 1. Bisa diperbaiki, bisa diselesaikan, bisa dibikin lebih baik lagi. Amiin.

No rubbish no more…

2.26 am

Advertisements

4 comments

  1. dinky · April 21, 2010

    absen! gue jg lg jdi rubbiishnya tuh instansi.. aaakhh..

  2. Taufiq Ibrahim · April 22, 2010

    hihihihi…..absen udah dicatet. ngga rubbish laah…just hold on a lil bit longer din 😛 sabar

  3. Blank-On · April 26, 2010

    Awas ada muka rubbish….

    • Taufiq Ibrahim · April 26, 2010

      hahaha….kalo masalah muka rubbish mah ga usah ditanya,,,,itu satu2nya hal yang gw bingung gimana cara optimnya :))

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s